
Dolar AS Loyo, Pasar Cemas Shutdown
Dolar AS melemah terhadap mata uang negara-negara G10 lainnya, mengembalikan sebagian dari kenaikan pada hari Rabu karena sentimen risiko melemah akibat kekhawatiran atas potensi penutupan pemerintahan AS dan ketegangan AS-Iran yang kembali meningkat.
Indeks Spot Dolar Bloomberg turun 0,2% pada perdagangan awal Asia, sementara Emas melonjak di atas $5.500 per ons. Indeks tersebut naik 0,4% pada hari Rabu setelah Menteri Keuangan Scott Bessent mengatakan AS “sama sekali tidak” akan campur tangan di Pasar mata uang Jepang dan menegaskan kembali kebijakan Dolar yang kuat.
Anggota parlemen Demokrat AS menuntut pembatasan baru terhadap tindakan keras imigrasi Presiden Donald Trump sebagai imbalan atas suara mereka untuk mencegah penutupan pemerintahan yang berpotensi berkepanjangan mulai Sabtu; Trump memperingatkan Iran untuk membuat kesepakatan nuklir atau menghadapi serangan militer.
“Ada lebih banyak hal di balik pelemahan Dolar ini daripada sekadar spekulasi intervensi,” kata Fiona Lim, seorang ahli strategi senior di Malayan Banking Bhd.
“Kita sedang melihat kemungkinan penutupan sebagian pemerintahan, dan ancaman berulang Trump untuk menyerang Iran juga bisa berdampak negatif bagi Dolar.”
“Kita hanya melihat tren bearish Dolar yang kuat yang sangat sedikit orang ingin tantang saat ini. Bessent membantu memperlambat momentumnya dengan komentarnya, tetapi serangkaian peristiwa sejauh ini di bulan Januari telah memicu semacam penilaian ulang pada Dolar AS.”
Imbal hasil Obligasi Treasury 2 tahun turun kurang dari 1 basis poin menjadi 3,57%. Kontrak berjangka Indeks S&P 500 turun 0,2%.
USD/CHF turun 0,2% menjadi 0,7670.
USD/JPY turun 0,3% menjadi 152,97.
AUD/USD turun 0,2% menjadi 0,7030.
NZD/USD turun 0,2% menjadi 0,6051.(mrv)
Sumber: Bloomberg.com
Analisis Mendalam Pasar Emas
Pergerakan harga Emas dipengaruhi oleh berbagai faktor fundamental dan teknikal. Berikut analisis komprehensif untuk memahami dinamika Pasar Emas terkini.
Faktor Fundamental yang Mempengaruhi Harga Emas
- Kebijakan Moneter Global: suku bunga bank sentral utama seperti The Fed mempengaruhi daya tarik Emas sebagai safe-haven asset.
- Geopolitical Tensions: Ketegangan geopolitik meningkatkan permintaan Emas sebagai aset pelindung.
- Inflasi dan Data Ekonomi: Laporan inflasi dan pertumbuhan ekonomi mempengaruhi sentimen investor terhadap Emas.
- Nilai US Dollar: Hubungan invers antara dollar AS dan harga Emas tetap menjadi faktor kunci.
Analisis Teknikal Emas
Berdasarkan data dari platform analisis terkemuka, pola teknikal menunjukkan potensi pergerakan harga dalam jangka pendek dan menengah. Support dan resistance level kunci perlu dipantau untuk menentukan entry point yang optimal.
Strategi Trading Emas
Untuk trader dan investor, penting untuk memiliki strategi yang jelas dalam trading Emas. Beberapa pendekatan yang bisa dipertimbangkan:
- Position Trading berdasarkan trend jangka panjang
- Swing Trading memanfaatkan fluktuasi harga menengah
- Hedging terhadap portofolio investasi
Outlook dan Rekomendasi
Dengan mempertimbangkan berbagai faktor fundamental dan sinyal teknikal, outlook Pasar Emas menunjukkan potensi continued volatility dengan bias positif dalam jangka menengah. Disarankan untuk selalu update dengan analisis terbaru dari sumber terpercaya.
Panduan Analisis Pasar Keuangan
Untuk sukses dalam trading dan investasi, penting untuk memahami berbagai alat analisis yang tersedia:
analisis fundamental
Analisis fundamental melibatkan studi mendalam tentang kondisi ekonomi, kebijakan moneter, dan faktor makro yang mempengaruhi Pasar. Tools seperti kalender ekonomi dan laporan fundamental menjadi kunci.
Analisis Teknikal
Analisis teknikal menggunakan data harga historis dan volume untuk memprediksi pergerakan masa depan. Indikator seperti moving average, RSI, dan MACD sering digunakan oleh trader.
Manajemen Risiko
Implementasi manajemen risiko yang tepat, termasuk position sizing dan stop-loss, sangat penting untuk keberlanjutan trading dalam jangka panjang.