
Minyak Ngegas 3 Hari: Iran Bikin Pasar Deg-degan
Harga Minyak naik lebih dari 1,5% pada perdagangan Asia hari Kamis(29/1), memperpanjang reli untuk hari ketiga. Kenaikan ini dipicu kekhawatiran Pasar soal potensi serangan militer AS ke Iran yang bisa mengganggu pasokan Minyak dari Timur Tengah.
Minyak Brent naik 99 sen (1,5%) ke $69,39 per barel, sementara WTI AS naik $1,06 (1,7%) ke $64,27 per barel. Sejak Senin, keduanya sudah menguat sekitar 5% dan kini berada di level tertinggi sejak 29 September.
Pasar makin waspada setelah Presiden AS Donald Trump meningkatkan tekanan pada Iran terkait program nuklirnya, disertai ancaman aksi militer. Kelompok angkatan laut AS juga dilaporkan sudah tiba di kawasan. Iran sendiri adalah produsen terbesar keempat di OPEC, dengan produksi sekitar 3,2 juta barel per hari—jadi kalau ada gangguan, dampaknya bisa cepat terasa di harga.
Di sisi lain, The Fed memang menahan suku bunga dan Indeks Dolar sempat menguat tipis, tapi harga Minyak tetap kuat. Analis menilai, fokus utama Pasar sekarang adalah narasi “risiko pasokan” dari konflik AS–Iran. Ditambah lagi ada gangguan produksi terkait cuaca di beberapa wilayah AS, sehingga sentimen bullish makin kebentuk.
Faktor pendukung lainnya datang dari data persediaan AS. Stok Minyak mentah AS turun 2,3 juta barel menjadi 423,8 juta barel untuk pekan yang berakhir 23 Januari, padahal Pasar sebelumnya memperkirakan stok naik 1,8 juta barel. Sejumlah analis menilai premi risiko geopolitik bisa menambah $3–$4 per barel, dan jika eskalasi berlanjut, Brent berpotensi terdorong ke area $72 per barel. (az)
Sumber: Newsmaker.id
Analisis Komprehensif Pasar Minyak
Pasar Minyak dunia mengalami dinamika yang kompleks dipengaruhi faktor supply-demand, geopolitik, dan kebijakan energi global.
Faktor Penentu Harga Minyak
- Kebijakan OPEC+: Kuota produksi dari kartel Minyak mempengaruhi supply global.
- Data Inventori AS: Laporan mingguan EIA menjadi indikator penting demand.
- Tensi Timur Tengah: Stabilitas kawasan produsen Minyak utama.
- Permintaan Global: Pemulihan ekonomi pasca-pandemic mempengaruhi konsumsi.
Panduan Analisis Pasar Keuangan
Untuk sukses dalam trading dan investasi, penting untuk memahami berbagai alat analisis yang tersedia:
Analisis Fundamental
Analisis fundamental melibatkan studi mendalam tentang kondisi ekonomi, kebijakan moneter, dan faktor makro yang mempengaruhi Pasar. Tools seperti kalender ekonomi dan laporan fundamental menjadi kunci.
analisis teknikal
Analisis teknikal menggunakan data harga historis dan volume untuk memprediksi pergerakan masa depan. Indikator seperti moving average, RSI, dan MACD sering digunakan oleh trader.
Manajemen Risiko
Implementasi manajemen risiko yang tepat, termasuk position sizing dan stop-loss, sangat penting untuk keberlanjutan trading dalam jangka panjang.