Analisis Setelah Cetak ATH, Perak Kena “Rem Mendadak” - Data Pasar 2026-01-30

Analisis Setelah Cetak ATH, Perak Kena “Rem Mendadak” - Data Pasar 2026-01-30

Setelah Cetak ATH, Perak Kena “Rem Mendadak”

Perak (XAG/USD) mendadak berbalik arah pada Kamis (29/1) setelah reli gila-gilaan membawa harga sempat menyentuh rekor intraday $121,65/oz. Setelah euforia itu, Pasar mulai “ngunci” profit—hasilnya, pergerakan jadi super liar.
XAG/USD kini di sekitar $115,30/oz atau turun -1,29% hari ini. Rentang pergerakan hari ini lebar banget: low $106,81 hingga high $121,65—tanda volatilitas masih panas.
Pemicu koreksinya kombinasi klasik: aksi ambil untung setelah kenaikan ekstrem, ditambah Dolar yang sempat “bernapas” (rebound kecil) dan aliran akhir bulan yang bikin Pasar Pasar Komoditas bergerak tidak rapi. Di kondisi seperti ini, harga bisa terasa “lepas” dari fundamental harian karena yang dominan adalah positioning.
Meski begitu, fondasi permintaan safe-haven belum hilang. Isu geopolitik AS–Iran dan kekhawatiran soal independensi The Fed masih jadi bahan bakar utama minat ke logam mulia—jadi koreksi ini lebih terlihat sebagai pendinginan setelah sprint, bukan otomatis berarti tren naiknya selesai.
Ke depan, Pasar Perak cenderung tetap sensitif: kalau Dolar kembali melemah dan tensi geopolitik tetap tinggi, Perak bisa cepat dapat pembeli lagi. Tapi selama volatilitas setinggi ini, potensi “shakeout” (naik-turun tajam) masih besar—jadi wajar kalau Perak terlihat galak dalam dua arah. (Arl)
Sumber : Newsmaker.id

Panduan Analisis Pasar Keuangan

Untuk sukses dalam Platform Trading dan investasi, penting untuk memahami berbagai alat analisis yang tersedia:

Analisis Fundamental

Analisis fundamental melibatkan studi mendalam tentang kondisi ekonomi, kebijakan moneter, dan faktor makro yang mempengaruhi Pasar. Tools seperti kalender ekonomi dan laporan fundamental menjadi kunci.

Analisis Teknikal

Analisis teknikal menggunakan data harga historis dan volume untuk memprediksi pergerakan masa depan. Indikator seperti moving average, RSI, dan MACD sering digunakan oleh trader.

Manajemen Risiko

Implementasi manajemen risiko yang tepat, termasuk position sizing dan stop-loss, sangat penting untuk keberlanjutan trading dalam jangka panjang.