Analisis Perak Tertekan, Pasar Waspada Arah Suku Bunga - Data Pasar 2026-03-17

Analisis Perak Tertekan, Pasar Waspada Arah Suku Bunga - Data Pasar 2026-03-17

Perak Tertekan, Pasar Waspada Arah suku bunga

Harga Perak turun ke sekitar US$80 per troy ounce pada Selasa (17/3) dan bertahan dekat level terendah satu bulan, ketika pelaku Pasar terus menilai risiko inflasi dari konflik Timur Tengah serta implikasinya terhadap arah kebijakan moneter.
Ketegangan antara AS, Israel, dan Iran memasuki pekan ketiga, dengan Iran meningkatkan serangan terhadap infrastruktur energi di kawasan. Meski ketidakpastian geopolitik mendorong permintaan aset lindung nilai, harga energi yang tetap tinggi juga mengangkat kekhawatiran inflasi. Jika kenaikan energi bertahan, Pasar menilai bank sentral berpotensi mempertahankan sikap lebih hawkish lebih lama.
Investor memperkirakan Federal Reserve akan kembali menahan suku bunga untuk pertemuan kedua berturut-turut. Bank sentral utama lain seperti ECB, BoE, dan BoJ juga diperkirakan mempertahankan setelan kebijakan saat ini, dengan perhatian pada bagaimana mereka menilai guncangan energi terhadap inflasi dan pertumbuhan.
Meski melemah belakangan ini, Perak masih mencatat kenaikan sekitar 12% sejak awal tahun. Harga juga tetap mendapat penopang dari ekspektasi defisit pasokan pada 2026 dan permintaan industri yang kuat, terutama dari sektor elektronik. (Arl)
Sumber : Newsmaker.id

Panduan Analisis Pasar Keuangan

Untuk sukses dalam trading dan investasi, penting untuk memahami berbagai alat analisis yang tersedia:

Analisis Fundamental

Analisis fundamental melibatkan studi mendalam tentang kondisi ekonomi, kebijakan moneter, dan faktor makro yang mempengaruhi Pasar. Tools seperti kalender ekonomi dan laporan fundamental menjadi kunci.

Analisis Teknikal

Analisis teknikal menggunakan data harga historis dan volume untuk memprediksi pergerakan masa depan. Indikator seperti moving average, RSI, dan MACD sering digunakan oleh trader.

Manajemen Risiko

Implementasi manajemen risiko yang tepat, termasuk position sizing dan stop-loss, sangat penting untuk keberlanjutan trading dalam jangka panjang.