
Dolar Menguat Tipis, Pasar Tunggu Kejelasan Perundingan Iran
Dolar AS melanjutkan Penguatan terhadap hampir seluruh mata uang G-10 pada Senin (21/04). Penguatan ini sejalan dengan pelaku Pasar yang menunggu kepastian apakah Iran akan bergabung dalam pembicaraan yang berpotensi memperpanjang gencatan senjata di Timur Tengah. Bloomberg Dollar Spot Index naik 0,2% setelah turun 0,1% pada Senin.
Di Pasar Obligasi, imbal hasil US Treasury 10 tahun relatif stabil di 4,25%, menjelang kesaksian Kevin Warsh di hadapan Senate Banking Committee dalam agenda terkait ketua Federal Reserve. Aktivitas opsi juga cenderung sepi, dengan volume sekitar 70% dari rata-rata terbaru, sementara volatilitas tersirat bertahan dekat level terendah siklus di mata uang utama.
Di sisi lain, USD/JPY naik hingga 0,3% ke 159,26, dengan volatilitas jangka pendek yen menghapus penurunan pada Senin dan mulai memasukkan risiko menjelang rapat Bank of Japan pekan depan. Dari sisi teknikal, penyempitan Bollinger Band disebut berada di level terketat sejak September, kondisi yang historisnya kerap mendahului pergerakan arah yang lebih tajam.
Untuk mata uang Eropa, EUR/USD turun 0,3% ke 1,1757 setelah optimisme investor Jerman merosot ke level terendah dalam lebih dari tiga tahun di tengah dampak perang Iran terhadap prospek pemulihan ekonomi. GBP/USD memangkas penurunan awal dan tetap diperdagangkan di atas 1,3500, menyusul perkembangan politik domestik Inggris yang kembali menjadi perhatian Pasar. (gn)
Sumber: Newsmaker.id
Panduan Analisis Pasar Keuangan
Untuk sukses dalam trading dan Instrumen Investasi, penting untuk memahami berbagai alat analisis yang tersedia:
Analisis Fundamental
Analisis fundamental melibatkan studi mendalam tentang kondisi ekonomi, kebijakan moneter, dan faktor makro yang mempengaruhi Pasar. Tools seperti kalender ekonomi dan laporan fundamental menjadi kunci.
Analisis Teknikal
Analisis teknikal menggunakan data harga historis dan volume untuk memprediksi pergerakan masa depan. Indikator seperti moving average, RSI, dan MACD sering digunakan oleh trader.
Manajemen Risiko
Implementasi manajemen risiko yang tepat, termasuk position sizing dan stop-loss, sangat penting untuk keberlanjutan trading dalam jangka panjang.