Analisis Dolar Coba Bangkit, Tapi “Drama” AS Masih Nahan - Data Pasar 2026-01-30

Analisis Dolar Coba Bangkit, Tapi “Drama” AS Masih Nahan - Data Pasar 2026-01-30

Dolar Coba Bangkit, Tapi “Drama” AS Masih Nahan

Dolar AS sedikit melemah pada Kamis (29/1), tapi sudah tidak sedramatis “free fall” awal pekan ini. Pasar masih gelisah karena kombinasi yang sama: ketidakpastian arah kebijakan AS (Tarif & langkah geopolitik), isu tekanan politik ke The Fed, plus spekulasi soal jalur suku bunga ke depan. Di sisi lain, nada The Fed yang cenderung hati-hati membantu Dolar punya “lantai”, meski belum cukup buat balikin tren.
Yang bikin Pasar sempat agak tenang datang dari pernyataan pejabat AS. Menteri Keuangan Scott Bessent kembali menegaskan AS punya kebijakan “Dolar kuat”—tapi trader tetap baca ini sebagai upaya “ngerem” sentimen, bukan sinyal Dolar bakal langsung balik perkasa. Data klaim pengangguran yang masih rendah juga mendukung cerita bahwa ekonomi AS belum butuh stimulus agresif, jadi ruang cut suku bunga pun tidak otomatis dekat.
Di Eropa, euro sempat terlalu “kencang” setelah tembus area 1,20, dan kini mulai jadi perhatian ECB karena apresiasi cepat bisa menekan inflasi. Di Jepang, yen tetap disokong wacana intervensi dan ekspektasi BoJ yang lebih hawkish, tapi kekhawatiran fiskal dan politik domestik bikin Penguatan yen nggak mulus.
DXY: 96,11
EUR/USD: 1,1959
USD/JPY: 153,15
USD/CAD: sekitar 1,35
Kalau cerita besarnya belum berubah (isu The Fed, geopolitik, dan kebijakan Trump), Dolar biasanya tetap rentan—dan tiap kali Dolar melemah, Pasar cenderung balik melirik Emas sebagai “pelarian” utama. (Arl)
Sumber : Newsmaker.id

Panduan Analisis Pasar Keuangan

Untuk sukses dalam trading dan investasi, penting untuk memahami berbagai alat analisis yang tersedia:

Analisis Fundamental

Analisis fundamental melibatkan studi mendalam tentang kondisi ekonomi, kebijakan moneter, dan faktor makro yang mempengaruhi Pasar. Tools seperti kalender ekonomi dan laporan fundamental menjadi kunci.

Analisis Teknikal

Analisis teknikal menggunakan data harga historis dan volume untuk memprediksi pergerakan masa depan. Indikator seperti moving average, RSI, dan MACD sering digunakan oleh trader.

Manajemen Risiko

Implementasi manajemen risiko yang tepat, termasuk position sizing dan stop-loss, sangat penting untuk keberlanjutan trading dalam jangka panjang.