Analisis Proposal Iran Ditolak, Dolar Naik Jelang Pekan Bank Sentral - Data Pasar 2026-04-28

Analisis Proposal Iran Ditolak, Dolar Naik Jelang Pekan Bank Sentral - Data Pasar 2026-04-28

Proposal Iran Ditolak, Dolar Naik Jelang Pekan Bank Sentral

Dolar AS menguat pada Selasa (28/4) ketika Pasar menilai kebuntuan pembicaraan AS–Iran dan menanti rangkaian keputusan bank sentral pekan ini. Indeks Dolar naik 0,3% ke 98,76 pada 08:35 ET, sementara volatilitas tetap tinggi karena Selat Hormuz masih nyaris tertutup dan harga Minyak kembali naik, menjaga kekhawatiran guncangan inflasi energi.
Sentimen Dolar terbantu laporan bahwa Presiden Donald Trump tidak puas dengan proposal Iran yang menawarkan pembukaan Hormuz dan mengakhiri konflik, tetapi menunda pembahasan program nuklir ke tahap berikutnya. Bagi Trump, isu nuklir disebut menjadi tujuan utama operasi AS–Israel sejak akhir Februari, sehingga proposal “tanpa nuklir dulu” dinilai tidak memadai. Harapan pemulihan diplomasi juga terkikis setelah Trump membatalkan pengiriman negosiator ke Pakistan pada akhir pekan.
Di Asia, yen relatif stabil setelah keputusan Bank of Japan. BOJ menahan suku bunga di 0,75%, namun keputusan tidak bulat: tiga dari sembilan anggota dewan menyerukan kenaikan. BOJ memberi sinyal tetap siap mengetatkan, memangkas proyeksi pertumbuhan tetapi menaikkan ekspektasi inflasi, dengan guncangan Minyak disebut mendorong inflasi melampaui target 2% pada 2026. Pasar kini menunggu pertemuan The Fed, ECB, dan BoE; EUR/USD turun 0,3% ke 1,1696 dan GBP/USD melemah 0,4% ke 1,3492.(Arl)*
Sumber; Newsmaker.id

Panduan Analisis Pasar Keuangan

Untuk sukses dalam trading dan Portofolio Investasi, penting untuk memahami berbagai alat analisis yang tersedia:

Analisis Fundamental

Analisis fundamental melibatkan studi mendalam tentang kondisi ekonomi, kebijakan moneter, dan faktor makro yang mempengaruhi Pasar. Tools seperti kalender ekonomi dan laporan fundamental menjadi kunci.

analisis teknikal

Analisis teknikal menggunakan data harga historis dan volume untuk memprediksi pergerakan masa depan. Indikator seperti moving average, RSI, dan MACD sering digunakan oleh trader.

Manajemen Risiko

Implementasi manajemen risiko yang tepat, termasuk position sizing dan stop-loss, sangat penting untuk keberlanjutan trading dalam jangka panjang.